April mendatang rencananya Kim Jong Un, pria nomor satu--di hatiku--di Korea Utara deng :p , akan berkunjung ke Indonesia, tepatnya ke Bandung, horee nggak sih?!
Seperti orang kebanyakan kalau wisata ke tempat baru, Kim Jong Un pasti merasa harus mencicipi kuliner setempat (taunya enggak mesti). Nah, saya mau kasih saran nih ke doi, tempat yang harus dikunjungi di Bandung, yakni sebuah restoran bernama "Kehidupan Tidak Pernah Berakhir".
Setelah sekian lama nggak ke Bandung, akhir pekan lalu, selama 3 hari saya pergi ke Bandung. Tujuan utamanya adalah menyaksikan sebuah pertunjukan teater yang diproduseri oleh seorang anak muda yang pernah jadi kolega kerja saya. Pertunjukan ini berjudul "Sunset Deity" yang ternyata adik dari teman baik saya Erika juga ambil peran menjadi Art Director acara tersebut. Selain itu, jadwal lain saya adalah melihat pameran "Cryptobiosis" di Selasar Sunaryo.
Di sini saya belum mau cerita pengalaman nonton teater dan pameran tersebut, ah tapi kalau iseng mau tahu tentang grup teater "Sunset Deity" bisa klik --> ini. Kalau pengalaman lihat pameran tersebut juga nanti aja deh, ada yang lebih penting, yakni "Kehidupan Tidak Pernah Berakhir"
Sebelum berangkat ke Bandung, seperti biasa saya browsing restoran apa saja yang belum pernah dicoba, atau ada tempat menarik baru di sana. Saat main internet inilah ku temukan restoran bernama sungguh panjang ini, saya telusuri Trip Advisor, lihat foto-foto tempat dan catat lokasinya, kemudian berteriak "AllahuAkbaar, gua mesti ke sini!"
Restoran ini saya yakin berdiri udah lama, saya aja yang telat ketemu informasinya. Jadi restoran ini adalah surga bagi vegan, vegetarian atau orang-orang yang nggak makan daging, filosofinya meyakini bahwa tubuh manusia bisa mati, tapi jiwa akan selalu tetap hidup, dan untuk jiwa yang damai, sebaiknya kembali ke alam (kali ya begitu..), makanlah rumput serta tumbuh-tumbuhan, dan selamanya jangan makan daging atau produk hewani.
Bagi yang hobi hidup zen-zen-an di Bali, restoran model ini sih banyak, tapi buat saya, nggak ada yang propaganda vegan-nya melebihi restoran ini! Pendekatan yang digunakan untuk mengadvokasi orang-orang tentang keuntungan jadi vegan-nya itu looh, maak luar biasa banget. Layaknya suara lantang FP* kalau udah menghakimi, nah restoran ini 'berteriak' lewat desain interior restorannya.
Let's take a look
Oh Mama Oh Papa berbeda dimensi sih ini..dimensi Nasi plus Sayur cuma 8 rebu.
Begitu masuk restoran, menuju area makan, harus melewati beberapa layar televisi dan foto-foto penuh testimonial orang-orang, dan juga filsafat hidup vegan! Aku mulai ter-brainwashed!
Holy mother of vegan God
Lihat banner ini, jadi lupaa kalau Mike Tyson pernah gigit kuping orang sampai mau putus atau sampai putus ya?
Bagi yang belum sadar mohon mampir sini, sayang saya nggak menyempatkan ngobrol di pusat informasi ini, penasaran petunjuk apa yang bakal dikasih. Foto wanita dalam bingkai pasti otak dibalik ini semua! Kayaknya restoran 'Love Hut' pendirinya dia deh..udah nggak ada kayaknya restoran itu, mending ke sumbernya aja lah di Bandung.
Wajah ku yang cocok sekali jadi vegan! Ngomong-ngomong di wall of fame ini kan terpampang foto artis, lalu ditulis nama dan profesinya, seperti Dewi Lestari-Penulis, Anne Hathaway - Artis Hollywood, tapi Tobey Maguire ditulisnya Spiderman?? bukannya Aktor Hollywood! sayang nggak keambil semua gambarnya..
Gong-nya sih nama dari tiap menu yang tersedia, benar-benar menyulut emosi, campur aduk perasaan guah!
Saya yang kehidupannya tercerahkan...
Kalau Kim Jong Un, Kim Kardashian, Kimmimela Bakrie (ketauan suka stalking IG anak-anak kalangan elit) main ke Bandung, sok atuh cobain makan di sini, mudah-mudahan tercerahkan, karena makanan murah meriah, kayaknya cocok untuk pemerintahan model sosialis, rasa makanannya pun lumayan, seperti masakan rumah yang baik. Yang pasti Oleh-Oleh Kerupuk Kehidupan-nya bikin nagih sih!
Daaah mau merenung dulu.
xx,

Terima kasih atas kunjungannya Mbak Putri dan terima kasih juga atas ulasannya di sini.
ReplyDeleteCuma foto nya kok ga pas di tangga nya mbak :) Tangga menuju Cahaya hehehe