10/24/12

After The Festival

 Festival yang bikin huru-hara selama sebulan akhirnya berakhir, biar rempong, tapi tiap malam usai acara..it's time for after parteey!

Ahey, bikin list favorit berdasarkan penilaian diri sendiri ah, berikut urutan pertunjukan dari yang terfavorit hingga bias-bias kasih alias biasa aja..

1. Trickle, Green Oak, Begins To Blur - tari oleh Susana Leinonnen dari Finlandia


Maak, ini kerennya mampus-mampusan..ditambah penari laki-lakinya keterlaluan kecenya.

2. Tari Ing Raga


Beberapa kali ditampilkan, jaman dulu namanya "Panji Sepuh" memang berasal dari tari sakral, yang ditarikan oleh pangeran untuk naik tahta, yah sakral-sakralnya budaya Jawa deh. Sejarahnya panjang, penuh drama, tapi memang layak tonton banget! Gils! Puitis, filosofis tingkat ampun-ampun dah..

3.  iFuerza - Kraayenhof dari Belanda

Tango ensemble yang ciamik, nonton ini langsung jatuh cinta sama alat kaya accordion itu, apa gitu namanya..lupa, si ensemble ini main di 2 tempat, di tempat kedua saya hadir lagi, dan mau sok-sok ikutan nari tango, ngasal.

4. Glimpse - Aksan Sjuman dan ensemble plus plus

 Main instrument-nya drum, tapi di kolaborasi macam-macam..bagus, udah bener si aksan ciao dari band Dewa kayaknya :p

5. Ten Hands - Topology dari Australia


Ini permainan musik ditafsirkan sebenar-benarnya dengan judulnya "Ten Hands", main piano dengan 10 tangan, ini salah satu unggulan dari sekian nomor cantik yang dibawakan oleh grup musik Topology.

6. Tarian Malam


 Padang kontemporer ya begini ini...tsk..

7.  Chika Honda - Documentary Teater oleh Mayu Kanamori


 Nah ini teater eksperimental banget, dari narasi, ditambah footage dokumenter, ada tari butoh juga. Jadi karya ini terinspirasi oleh kisah Chika Honda, orang Jepang yang ditangkep di Australiah karena ketauan bawa ganjo, dipenjara berapa belas taun gitu, tapi begitu bebas juga nggak merasa bersalah. Si Mayu Kanamori ini menceritakan kisah Chika dengan berbagai jenis medium..jadilah begindang. Chikaaa Hondaaaa ( aksen jepang tapi ngomong enggrisnya masih terngiang)

8. Amour, Acide, Flux - Daniele Leveille dari Canada


 full body exposure, tapi buat saya kalau mereka nggak telanjang, ya biasa banget, cenderung nggak jelas malah, koreografinya berantakan (ciyee sok) tapi bener sih, kayak senam plus yoga telanjang. But it's quite an experience, tari telanjang yang nggak bikin kita berpikir jorok sih. So called art.


Oke deh, mari menyambut Festival di tahun 2013, tapi kali ini kheseeus Sastra!

see ya!



No comments:

Post a Comment