Suatu ketika saya pergi ikut trip seni, nggak sih..alias acara kantor, dimana agendanya menghadiri 2 pembukaan pameran di Jogjakarta, dan berkunjung ke rumah pelukis senior. Nah yang paling seru adalah rombongannya, selain kolega kantor, trip ini mengikutsertakan gerombolan ebok-ebok, yang seneng jalan-jalan 'berbudaya'.
Destinasi pertama ketika mendarat, adalah PECEL! dan yang paling fenomenil adalah kecintaan ebok-ebok pada foto, di tiap pojok motret (diri sendiri atau entah apa) yang pasti hampir semuanya hobi motret makanannya sendiri, pakai kamera profesional terus pake smart phone-nya, lalu nge-path deh...sama aja ya...
| lihat lah lihat semua ngarahin kamera ke lauk pauk! |
And so we moved to our first real destination, pembukaan pameran "MAESTRO" dimana kita bisa lihat karya-karya seniman Indonesia yang udah masuk kelas 'super', napak tilas karya-karyanya. Ada karya yang udah masuk museum, atau udah jadi koleksi orang, dipinjem untuk dipamerin disini.
Sebelum memulai tur "MAESTRO" kita dikumpulin dulu untuk dijelaskan latar belakang kenapa pameran ini dibuat dan kenapa penting untuk dilihat. Nah saat yang ahlinya seni ngomong, ada satu Ibu yang (mungkin) tanpa sadar kebosanan, mengeluh dan bersuara agak keras "Duuuh nggak ngerti" terus melengos...hahahaha...*sama saya juga*
Karya-karya yang dipamerin nggak semuanya saya dokumentasikan, yang sekiranya bikin saya seneng aja, tapi yang pasti saya mencoba menelusuri jejak pencapaian 10 maestro ini: Affandi - Amri Yahya - Edhi Sunarso - Fadjar Sidik - G.Sidharta - Hendra Gunawan - Hendrojasmoro - Rusli - S. Sudjojono - Widayat.
Dari pameran "Maestro", kami se-rombongan pergi makan siang di rumah pelukis Nasirun, dijamu gudeg yang enak sekali! Yu Jum khas-nya Jogja aja kalah menurut saya, karena ada tambahan lauk dari bunga pepaya pengganti nangka yang ngasih rasa berbeda.
Selain makanan, yang menyenangkan adalah melihat rumah pelukis ini, saya cuma bisa bilang "Seniman..seniman.."
| Si pelukis, Nasirun, itu tuh yang gondring |
| Dinding bagian atas rumah Nasirun |
| Pun menempel Pancasila |
| Ini masuk ke ruang tamum ada instalasi-instalasi |
| Taman belakang rumah Nasirun |
| potret tokoh yang iseng dilukis lagi oleh Nasirun |
| Lukisan diri Nasirun |
| Adalah lukisan 'Dipenogoro' yang dari lukisan Raden Saleh, ia gambarkan lagi versi Nasirun |
| Langit-langit rumah |
| ini kece lah |
Ini adalah tulisan lirik lagu "Ilir-ilir" di dinding depan rumah, dekat garasi
| Dinding dekat garasi |
Asik..saya kedapetan ngintip duluan :))
Ini sekilas yang ada di galeri kecilnya...
Dari rumah dan galeri kecil Nasirun, kami pulang ke hotel, ISHOMA! haha..bersiap untuk besok jalan-jalan lagi ke.......
(marilah kita sambung cerita ini esok hari)
:)
No comments:
Post a Comment