Apakah saya terlambat tahu tentang band ini?
I love zis band, I think 'dem beat is "Hmanananana" well it is similar to M.I.A, which I also love :))
Skip & Die, that's what they are. They blend traditional sounds from Africa, South America and Europe into explosive electro-punk attitude and modern day wobble. Wobble-wobble gini yang aku terpengaruh selera musik si negri 'seberang'.
Style musisi ini cocoklah sama anak Jakarta kebanyakan, yang underground scene2 gitu (hahaha, ih nggak percaya saya menulis istilah 'scene'), melihat style yakarta sekarang kembali punk, bohemian (lho? nggak nyambung) and everything ugly. Hahaha..maksud saya sih, sekarang itu kayaknya baju dipadu padan, tabrak sana tabrak sini, seakan tak beraturan, pakai baju asal aja..padahal sebenernya diatur untuk berantakan. (Paradoxical in fashion).
Oh well, I'm not going to babbling about style and fashion.
Another video from them, berhubung saya kadang-kadang mengusung resistensi gaya hidup, ini cocok agaknya, walaupun nggak ngerti bahasanya, tau-tau artinya nggak sama dengan yang saya pikirin:
"The Universe is our muse. We explore it, we soak it all up, we form our own opinions, we shape our own journeys. And we hope to stimulate the same cognitive shift in consciousness within our audience. Touching on poignant (social) matters is a way for us to destroy certain taboos and thereby their repressive powers."
South African musician lainnya yang terlalu sayang untuk dilewatkan oleh saya:
Selanjutnya, liburan ke Afrika Selatan ah!
No comments:
Post a Comment