Begitu pasti karena rindu
Yang tidurnya sedikit.
Dukanya panjang
Badannya kurus
Sungguh..
Pesta dan bahagianya ada dalam kesendirian
Mungkin memang mesti bersendiri
Sampai kemudian Sang Pecinta bersenandung ;
“Bekalku sedikit, sementara aku tidak mengetahui sampai dimana diriku.
Aku juga tidak mengetahui apakah karena bekal ini aku menangis, atau karena jauhnya jarak dengan tujuan perjalananku?
Apakah engkau akan membakarku dengan api wahai puncak harapanku?”
Lalu dimanakah harapanku padaMu?

No comments:
Post a Comment