3/22/11

Path to Deliberation

Nggak lama abis nulis-nulis soal sufi, berangkatlah saya ke Holy Land Mecca, "nyufi" langsung ke pusatnya. Tapi kayak nggak pergi jauh, kalo kata ibu saya "ya orang kerjanya solat doang mana berasa jalan-jalannya"..

but really, how was it? for me it was indescribable, mengutip kalimat Heinrich Harrer yang melanglang ke Tibet "The absolute simplicity. That's what I love. When you're climbing your mind is clear and free from all confusions. You have focus. And suddenly the light becomes sharper, the sounds are richer and you're filled with the deep, powerful presence of life." yaa..mirip-mirip begitu deh.

After this spiritual journey I've decided...*drum roll please* that I want to be 'The Guardian of Peace and Justice" here on earth, the universe, and maybe the Galaxy...jadi kayak "Jedi". Mulia banget cita-citanya.

Walau disana dikelilingin gunung batu dan panas gila-gilaan (mekkah medinah sih yg kayak masih 'raw') tapi aura dan suasana meditatifnya sungguh terasa.

Rasanya kok males pulang jakarta yang berasa lebih 'gerah'. Distorsi banget. Dan terbukti begitu mendarat lagi di jakarta, entah kenapa langsung dilanda pusing dan muntah seketika. Asik ya.

Oh well, just walked it off..

intinya sih cuma mau pajang sedikit foto-foto kala cinta bertasbih :)) ciiss..

1. Salam, salam Masjidil Haram di Mekkah, sampai Jeddah langsung kesini. Masuk liat ka'bah rasanya mau pingsan..where's the ka'baa? 

Masjidil Haram

2. Gunung batu semuaa..nyempil ada Goa tempat nerima wahyu...sayang nggak bisa masuk sana..tapi kayaknya tahun2 dulu bisa di akses deh sama jemaah-jemaah macam saya ini. Kalau bisa masuk, mungkin saya ogah keluar. Biar aja ngendem di dalem situ..

Bebatuan melulu
3. Hmm..apa ya ini namanya kok lupa? konon disini tempat bertemunya kembali Nabi Adam a.s dan Siti Hawa setelah dipisah sekian lama. Jadilah sekarang banyak orang berdoa disini menyangkut jodoh dan asmoro. Dan nulis nama diri sendiri + pasangan di tugu tersebut, mudah-mudahan awet, langgeng, dan dikabulkan keinginanya. Tebak..apakah saya nulis2?? hahahahhaa..nggak lho..karena nggak bawa pulpen, ada sih mas-mas arab yang mau minjemin alias sewa..tapi saya doa dalam hati aja lah :)

Tugu Asmara *istigfar* maaf sembarangan abis lupa
4.Batu-batu sepanjang tangga menuju tugu juga rame sama tulisan model gini. Aminah & Farid..apa kisahnya ya..

5. Madina - Masjid Nabawi, disini hobi nongkrongin payungnya buka-tutup..

6. Nggak mungkin nggak mejeng dong aww..walau penampilan kayak ninja saudi

7. Haloo ini toyota apa sih yang seliweran di daerah arab ini..saya naksiir banget..pengen punya!

8. Berhubung mau jadi model-modelannya Jedi, Dalai Lama, Bunda Theresa, yang go green..mending naik ini aja..ooh camel(ia malik). Lebih cantik dan anggun.

Camelia
9. Yak! dan Gong dari perjalanan ini adalah bapak saya yang mengaku robot di airport jeddah hingga bikin rombongan menunggu lamaaaaaaaa..karena pemeriksaan jadi intensif dan polisi arab marah-marah. Singkat ceritanya sih pada saat pemeriksaan di metal detector, pas bapak saya masuk bunyi-bunyi melulu, padahal udah copot semua printilan besi/metal, doi lupa kalau di dalem tangan ada pin operasi bekas kecelakaan. Bukannya bilang terus terang..malah ngaku robot. Haduh robot genderang yaa..
I am Robot. Affirmative
Happy. Thank You. More Please... :)

No comments:

Post a Comment