1/20/11

SHOW FIASCO!

Okay, one last look, before I leave it all behind (for a while).. ;)

Biar seimbang nggak cuma complain aja soal kerjaan, kali ini saya akan menguraikan keseruan kerjaan saya. Saah satu yang saya kerjakan adalah variety show yang mungkin akan jadi program terakhir saya di kantor situ tuh..program ini sudah saya kerjakan sebanyak 8 episode berdarah, berkutat dengan produser galak, klien bawel nan gamang, manajer artis + artis nya yang sombongnya minta ampun. Ditambah lagi format acara ini LIVE, yang kalau semakin mendekati D-day tensi semua orang naik, senggol-bacok lah, jadi zombie judes karena pasti begadang dan harus memastikan semua elemen komplit, satu nggak ada..you're a dead man..kalau dipikir-pikir bisa stroke terus-terusan tiap bulan tensi tinggi. Alhamdulillah sampai detik ini masih selamet.

So here it is my recent show :
The Stage - yang kadang suka makan korban, mesti ati-ati liat atas..liat bawah juga yah..

Perhatikan salah satu foto dibawah ini, ada saya trus sampingnya ada si pragawati ex-wife nya Fauzi Baadillah > senklotta (gimana sih nulis namanya?) beda tipis lah sama saya..keseruan kali ini dikarenakan ada peragaan busananya, jiwa (aero) modelling kan langsung bergejolak, again bisa dilihat di salah satu foto saya briefing bersama model dan koreografernya Uncle Bernard, dimana didalam hati berdoa tiba-tiba diminta ikut lenggak lenggok di atas panggung..dan ninggalin temen-temen saya yang pasti lagi ribet.


Yang berikut ini adalah kertas yang amat sangat berharga, menentukan kelangsungan hidup mu saat acara berlangsung. Anda tidak membaca dengan baik, sekali lagi you're gonna be a dead man. 1. lay out panggung - dimana harus paham dan hafal gate in/out. 2. Rundown acara - panduan urutan acara detail dari mulai berapa dancer, siapa pengisi acara, grafisnya akan seperti apa, properti apa aja yang harus disiapin, commercial break, audio nya bagaimana, durasi dan run time nya, baca..baca..baca or is dead. 3. Call shot -ini seru loh, dilakukannya call shot supaya program director (PD) tidak kehilangan moment saat mengarahkan gambar untuk diambil, biasanya pada saat rehearsal akan ada 1 orang yang in charge, berbekal catatan + stop watch akan menghitung detail di detik / menit ke berapa (misalnya) lead gitar masuk / vokal masuk...begitu seterusnya. Nah pada saat live acara berlangsung si doi akan duduk disamping PD untuk countdown hasil itung2annya tadi. Master control rame deh..banyak orang treak-treak!!


Last but not least : Thank you All crew! maap ya nggak semua ke foto..ini sih cuma sebagian kecil crew.


wooshah! Kalau lihat hasil dokumentasi begini hati berat juga ya, karena seru sama suka nya banyak..tapi duka nya pun nggak kalah banyak. Yang penting sih dari jaman dulu kerja sampai sekarang makin banyak belajar deh...

The show must go on. Life goes on. I am moving on. smooch!

1 comment:

  1. hai putri patung..
    kamyu dulu jg pernah di trans? batch brp?
    akyu jg alumni (akhirnya!), pernah gabung sama timnya gina mayangsari (yeah, si teteh itu).

    keep blogging yeah, tulisannya lucu deh hihihi...

    ReplyDelete